10 Ciri-ciri Fisik Orang yang Terkena Kolesterol Tinggi

10 Ciri-ciri Fisik Orang yang Terkena Kolesterol Tinggi – Apakah anda sering mengalami sakit kepala ? Bisa jadi itu merupakan salah satu tanda anda mengalami kolesterol tinggi. Ada banyak ciri ciri kolesterol yang anda mesti waspadai karna banyak orang masa bodoh dengan kondisi kesehatannya sehingga baru tahu ketika semuanya sudah terlambat.

Stroke dan jantung merupakan penyakit yang disebabkan salah satunya oleh tingginya kolesterol, Kolesterol merupakan sifat-sifat dasar lemak yang ada pada seluruh binatang hidup.

Ketika kolesterol bertambah di dalam aliran darah dalam beberapa lama, pembuluh darah dapat menyempit atau tertutup. Kolesterol jahat atau LDL yang tinggi dalam darah akan menyebabkan stroke maupun serangan jantung.

LDL (kolesterol jahat) dianggap tinggi jika jumlahnya lebih dari 130 mg/dl sedangkan total kolesterol tinggi yakni lebih dari 200 mg/dl. Lantas bagaimana kah untuk mengetahui gejala koleterol tinggi ? Langsung saja simak dibawah berikut ini :

Gejala Utama Terkena Penyakit Kolesterol Tinggi

10 Ciri-ciri Fisik Orang yang Terkena Kolesterol Tinggi

  1. Sering sakit kepala
    Adanya peningkatan kolesterol menjadikan arteriosklerosis (pengerasan pembuluh darah). Aliran darah yang mengalir ke otak terhambat
  2. Cepat mengantuk
    Karena kolesterol menyempitkan pembuluh darah dan terkadang menutup pembuluh darah, aliran darah yang membawa oksigen ke otak terhambat sehingga seseorang cepat mengantuk.
    Jika anda sering merasakan 3L yakni lemah, letih dan lesu, ada baiknya anda segera mengecek kadar kolesterol tubuh anda
  3. Rasa berat di tengkuk dan pegal di pundak.
    Hal ini karena suplai darah dan oksigen terhambat akibat penumpukan plak pada pembuluh darah
  4. Mudah lelah
    Orang yang mengalami kolesterol tinggi sistem vital tubuhnya terganggu sehingga mudah lelah. Apakah anda sering bangun tidur dan terasa masih capek seharian ? Jika anda berusia diatas 30 tahun dan sering mengalami gejala ini segeralah periksa kadar kolesterol anda di lab
  5. Kesemutan
    Biasanya ini terjadi karena aliran darah menggumpal dan tidak lancar.
  6. Nyeri bagian dada
    ketika kolesterol sudah berada pada level tinggi akan terjadi penumpukan lemak di arteri. Kondisi ini membuat aliran darah menuju jantung menjadi tidak lancar. Jika anda merasa nyeri pada bagian dada, maka sering berhubungan dengan kondisi ini karena memang kebanyakan orang yang mengalami gejala ini biasanya hanya menganggap nyeri biasa
  7. Sakit pada bagian kaki & tangan
    Pada sebagian orang gejala kolesterol terasa pada kaki dan tangan.Pada orang tua kaki dan tangan sering merasakan panas dan kesemutan sehingga menurunkan fungsi geraknya. Hal ini bisa jadi sebuah pertanda bahwa kolesterol sudah mengakibatkan aliran darah pada kaki & tangan menjadi tidak lancar.
  8. Susah bernafas
    Kolesterol yang tinggi bisa juga mengakibatkan gagguan pernafasan, Kondisi ini terjadi saat adanya penumpukan kolesterol pada arteri aliran tubuh. Jantung tidak bisa memompa darah dengan bagus akibat tubuh alami kekurangan oksigen gejala ini biasanya terjadi pada orang orang yang alami obesitas
  9. Kehilangan keseimbangan
    Sistem syaraf juga akan terpengaruhi oleh plak kolesterol sehingga membuat penderita menjadi tidak seimbang. Kondisi ini sering kita lihat pada orang usia lanjut yang mendapatkan serangan stroke saat jatuh
  10. Tidak kuat berolahraga
    Penderita kolesterol tinggi dan obesitas sering mengalami masalah ini, tidak kuat berolahraga. Tetapi, agar kolesterol turun mereka harus olahraga. Jadi apa yang harus dilakukan ? mulailah olahraga secara bertahap dengan meningkatkan intensitas secara perlahan
Advertisements

6 Cara Menurunkan Kolesterol Dengan Cepat Tanpa Obat

6 Cara Menurunkan Kolesterol Dengan Cepat Tanpa Obat – Anda bingung bagaimana cara menurunkan kolesterol dengan cepat tanpa obat-obatan? Kolesterol memang berbahaya dan harus di obati, namun bukan berarti anda harus mengkonsumsi obat-obatan yang mengandung bahan kimia setiap hari selama beberapa bulan atau bahkan selama bertahun-tahun.

Ingat, konsumsi obat-obatan bisa membahayakan tubuh anda sendiri. Sebagian besar orang yang mengalami kolesterol tinggi, mereka menginginkan cara yang instan untuk penyembuhan penyakit tersebut.

Padahal ada cukup banyak cara alami yang juga efektif untuk menurunkan kolesterol. Kolesterol jahat atau LDL adalah kolesterol yang harus diturunkan dari dalam tubuh.

LDL merupakan lemak jahat yang tertimbun dalam dinding pembuluh darah, hal ini bisa menimbulkan penyumbatan aliran darah. Timbunan lemak jahat tersebut akan semakin keras dan tebal dan akan menggangu suplai makanan menuju jantung.

Hal inilah yang akan menimbulkan penyakit jantung koroner dan stroke. Mereka yang memiliki tubuh gemuk akan berpotensi lebih besar mengalami kadar kolesterol tinggi. Disamping faktor pola makan tidak sehat, kolesterol tinggi juga bisa disebabkan oleh faktor keturunan dan penyakit lainnya.

Berikut 6 cara menurunkan kolesterol dengan cepat

6 Cara Menurunkan Kolesterol Dengan Cepat Tanpa Obat

Hindari makanan penyebab kolesterol tinggi

Langkah pertama untuk menurunkan kolesterol adalah menghindari beberapa makanan yang bisa menimbulkan kolesterol tinggi. Beberapa makanan yang bisa menimbulkan kadar kolesterol menjadi tinggi adalah makanan berlemak tinggi, susu berlemak dan alkohol.

Beberapa makanan tersebut harus anda hindari agar kolesterol tetap terjaga, jika anda tidak menghindari salah satu makanan tersebut, maka kadar kolesterol anda akan semakin naik.

Konsumsi brokoli

Menurunkan kolesterol jahat bisa dengan mengkonsumsi brokoli. Brokoli adalah cara menurunkan kolesterol dengan cepat karena kadungan seratnya yang cukup tinggi.

Brokoli membantu proses detoksifikasi tubuh secara alami sehingga berbagai jenis penyakit bisa diatasi. Kandungan serat yang cukup banyak pada brokoli akan membuat anda semakin kenyang dan hal ini akan membantu anda untuk menurunkan kolesterol.

Anda bisa merebus brokoli atau memasaknya dengan menu masakan lain setiap hari. Akan lebih baik jika anda hanya merebus brokoli dan menyantapnya setiap hari. Kandungan serat pada brokoli rebus lebih banyak dibandingkan dengan brokoli yang tepat ditumis atau dimasak sup.

Jus jambu merah

Minum jus jambu merah memang menyegarkan, apalagi jika anda minum setiap hari. Jambu merah mengandung flavonoid, karotenoid, selenium, vitamin C dan juga vitamin E. Dengan antioksidan flavonoid maka jambu merah mampu menurunkan kolesterol jahat dan juga trigliserida. anda bisa membuat jus jambu merah setiap hari selama 2 bulan dan hasilnya kolesterol anda akan turun sekitar 50 %

Kulit manggis

Kulit manggis bermanfaat untuk menurunkan kolesterol jahat, anda bisa membuat jus kulit manggis ataupun membeli minuman herbal dengan bahan dasar kulit manggis.
Kulit manggis mengandung senyawa xanthone, zat tanin, zat antosianin, zat anti-kanker, antioksidan dan juga anti plasmodial. Beberapa senyawa tersebut sangat efektif untuk membantu penurunan kolesterol.

Jus anggur

Jus anggur setiap hari, hal ini juga bisa menjadi cara terbaik untuk menurunkan kadar kolesterol anda. Cara menurunkan kolesterol dengan cepat menggunakan anggur ini bukan hanya sehat namun juga sangat efektif. Buah anggur mengandung senyawa flavonoid dan zat catechin yang membantu menurunkan kolesterol jahat. Selain itu, konsumsi anggur juga membantu meningkatkan kolesterol baik yang bermanfaat bagi tubuh anda.

Jeruk nipis

Jeruk nipis juga bisa digunakan untuk membantu menurunkan kolesterol jahat. Jeruk nipis mengandung senyawa flavonoid yang mampu menghambat pembentukan kolesterol jahat.

Anda bisa memilih cara menurunkan kolesterol dengan cepat menggunakan jeruk nipis dengan membuat minuman segar setiap hari. Minumlah minuman jeruk nipis setiap hari pagi dan malam hari untuk mendapatkan hasil terbaik.

6 cara menurunkan kolesterol dengan cepat di atas menggunakan bahan-bahan alami dan tentunya tidak membuat anda ketergantungan atau mengalami efek samping lainnya. Selain itu anda juga bisa meningkatkan kesehatan tubuh secara alami dengan bahan-bahan alami.

 

Inilah Penyebab Kolesterol Tinngi Yang Sering Diabaikan

Penyebab Kolesterol Tinggi – Kolesterol dalam darah akan semakin meningkat, hal ini disebabkan oleh adanya asupan makan yang banyak mengandung lemak jenuh dan gaya hidup yang cenderung tidak teratur dan seimbang. Penyumbang kolesterol yang paling tinggi yang telah diolah menjadi bahan makanan tertentu umumnya banyak berasal dari sumber produk hewani, seperti daging, susu dan telur.

indexJika terlalu banyak kolesterol dalam darah, maka resiko munculnya penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung menjadi lebih tinggi. Salahsatu penyebab kolesterol tinggi adalah kebiasaaan makan yang kurang sehat sehingga berpengaruh pada kolesterol tubuh, misalnya terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang berlemak tinggi dan bergula. Maka dari itu menjaga pola makan dengan baik merupakan salahsatu cara untuk mencegah terjadinya peningkatan kolesterol secara drastis didalam tubuh.

Baca Juga: Bahaya Kolesterol Tinggi

Penyebab Kolesterol Tinggi

Kadar kolesterol yang normal bagi tubuh adalah 160-200 mg. Apabila anda memiliki kadar kolesterol diatas 240 mg maka anda termasuk orang yang memiliki kadar kolesterol yang tinggi. Banyak hal yang menjadi penyebab kolesterol tinggi diantaranya faktro keturunan dan pola hidup yang kurang sehat. Berikut ini penjelasan mengenai penyebab kolesterol tinggi pada manusia.

  1. Menu Makanan
    Sudah saya jelaskan bahwa sebagian kolesterol sudah diproduksi didalam tubuh manusia terutama di bagian Hati. Hampir 80 % asupan kolesterol sudah dipenuhi oleh tubuh itu sendiri baru setelahnya dihasilkan dari sumber lain seperti makanan. Sayangnya beberapa makanan memiliki kadar kolesterol yang cukup tinggi sehingga bisa melebihi 240 mg. Beberapa makanan penyebab kolesterol tinggi adalah daging, susu, keju, kuning telur dan mentega. Kelima makanan tersebut banyak mengandung lemak jenuh yang memicu tingginya kadar tolesterol. Selain itu makanan ringan seperti snack, kripik dan cracker yang banyak mengandung lemak trans yang juga memicu tingginya kadar kolesterol.
  2. Obesitas / Berat Badan Berlebih
    Obesitas merupakan sumber dari beberapa penyakit, mungkin beberapa waktu lalu saya telah mengatakan bahwa obesitas merupakan penyebab diabetes. Lagi dan lagi obesitas juga merupakan penyebab kolesterol tinggi yang cukup berbahaya. Orang yang memiliki berat badan berlebih / obesitas cenderung memiliki kadar kolesterol jahat yang cukup tinggi. Oiya saya hampir lupa untuk menjelaskan bahwa kolesterol itu dibedakan menjadi dua yaitu ‘kolesterol jahat’ / LDL (Low-Density Lipoprotein) dan ‘kolesterol baik’ / HDL (High-Density Lipoprotein). Pada orang yang obesitas ini kadar HDLnya kecil banget dibandingkan dengan LDL-nya yang tinggi.Obesitas juga memicu kadar trigliserida yang juga meningkatkan kadar kolesterol.
  3. Kurang Olahraga
    Olahraga memiliki banyak manfaat, sayangnya kesibukan bisa membuat orang menjadi kurang berolahraga. Orang yang jarang berolahraga ini beresiko memiliki kadar kolesterol yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang rutin berolahraga. Sebenarnya ini bisa diantisipasi jika anda yang banyak aktifitas. Bila anda banyak menghabiskan waktu bekerja anda dengan duduk, sesekali lah anda berjalan-jalan dan melakukan aktifitas gerak yang lain. Kerja duduk dalam waktu yang lama juga merupakan penyebab kolesterol tinggi yang tidak disadari banyak orang.
  4. Merokok
    Bila anda merupakan perokok, mulai saat ini mulailah kurangi kebiasaan tersebut hingga nantinya anda bisa meninggalkan rokok. Rokok mengandung akrolein / zat kimia berbahaya yang bisa mengurangi kadar kolesterol baik / HDL. Berkurangnya kadar HDL ini tentu bisa menyebabkan tingginya tingkat LDL didalam tubuh yang sangat berbahaya bagi setiap manusia. Zat tersebut juga bisa menimbulkan penumpukan lemak di dalam hati, sehingga ahti tidak bisa berfungsi dengan baik.
  5. Konsumsi Alkohol
    Selain rokok, tingginya kadar kolesterol bisa disebabkan oleh konsumsi alkohol. Orang yang mengkonsumsi alkohol secara rutin dengan kadar yang banyak berpotensi mengalami kolesterol tinggi dibandingkan dengan orang yang tidak pernah mengkonsumsi alkohol.
  6. Usia dan Gender
    Peningkatan kadar olesterol bisa terjadi pada usia diatas 20 tahun. Pada usia ini kadar kolesterol cenderung meningkat dan jika tidak dikontrol dengan baik akan menjadi bahaya yang merugikan bagi tubuh. Biasanya jika pria sudah menginjak usia diatas 50 tahun kadar kolesterolnya semakin tinggi dan untuk wanita kadar kolesterol tersebut bisa turun pada saat menopause tapi akan meningkat lagi setelahnya.
  7. Konsumsi Obat-obatan
    Orang yang mengkonsumsi obat-obatan yang beralam dari zat kimia justru memiliki resiko tingginya kadar kolesterol. Obat-obatan seperti estrogen, beta-blocker dan thiazide merupakan penyebab kolesterol tinggi karena mengurangi kadar HDL yang berada didalam tubuh.
  8. Penyakit Lain
    Ada beberapa penyakit yang cenderung memicu tingginya kadar kolesterol. Contohnya orang yang memiliki tekanan darah tinggi atau yang lebih dikenal dengan hipertensi akan memiliki kadar kolesterol yang tinggi. Sedangkan penyakit lain adalah penyakit hati liver dan gangguan ginjal kronis.
  9. Keturunan / Faktor Genetika
    Apabila anda memiliki keluarga yang memiliki riwayat penyakit kolesterol tinggi anda perlu berhati-hati. Hal ini karena orang yang berada di garis keturunan yang memiliki riwayat kolesterol tinggi memiliki kecenderungan mewarisi hal tersebut dibandingkan dengan orang yang bukan dari keturunan yang memiliki riwayat kolesterol.
  10. Stress
    Orang yang memiliki tingkat stess yang tinggi justru meningkatkan kadar LDL yang cukup tinggi. Hal ini akan diperparah jika orang tersebut memilih jalan pintas untuk mengakhiri stressnya dengan mengkonsumsi rokok, alkohol dan makanan yang mengandung zat penyebab kolesterol tinggi.

Demikian beberapa hal yang dapat memicu tingginya kadar kolesterol di dalam tubuh. Jika anda merasa hal-hal diatas merupakan kebiasaan anda, sebaiknya anda mengubahnya dan berusaha untuk menjalankan pola hidup yang sehat untuk mencegah kolesterol tinggi. Semoga beberapa penyebab kolesterol tinggi ini bisa membuka mata anda untuk selalu menjaga kesehatan tubuh untuk kehidupan yang lebih baik.

Waspadai, Inilah Bahaya Kolesterol Tinggi Yang Sering Diabaikan

Bahaya kolesterol tinggi – Kolesterol yang berlebihan dalam tubuh dapat memicu munculnya penyakit yang kita kenal dengan dislipidemia. Dislipidemia dapat dilatar belakangi oleh berbagai faktor, seperti predisposisi genetik, penyebab sekunder, dan gabungan keduanya. Kolesterol dan trigliserida dapat menghasilkan tiga bentuk dislipidemia, yaitu hiperkolesterolemia, hipertrigliseridemia, dan kombinasi keduanya. pada setiap kasus, dislipidemia merupakan akibat dari peningkatan lipoprotein spesifik, baik jumlah maupun komposisinya.

indexHiperkolesterolemia familial merupakan sindrom klinis terpenting yang biasanya mengarah ke penyakit jantung koroner (PJK). heterozygous familial hipercholesterolemia (HPH) adalah salah satu dari berbagai kelainan metabolisme lemak yang bersifat familial, dengan prevalensi 1 per 500 kasus. familial combined hyperlipidemia lebih sering ditemukan ketimbang HFH, dengan angka keterjadian 1 per 100 kasus. Dibandingkan dengan hiperkolesterolemia familial, keadaan ini lebih berpotensi untuk berkembang menjadi PJK pada penghujung usia.

Dislipidemia tidak jarang ditulis sebagai hiperkolesterolemia (atau hiperlipoproteinemia), pada prinsipnya, hiperkolesterolemia bertalian dengan peningkatan kadar satu atau lebih lipoprotein (VLDL, LDL) serta penurunan HDL, yang terjadi akibat tingginya kadar kolesterol dalam masing-masing partikel, atau gabungan keduanya. penyebab utama hiperkolesterolemia ialah peninggian kadar LDL. secara sederhana, istilah hiperkolesterolemia digunakan jika didapati peningkatan kadar satu atau lebih komponen lipid darah: kolesterol total dan kolesterol LDL. sementara itu, istilah dislipidemia digunakan untuk menjelaskan permasalahan yang lebih luas, termasuk rendahnya kadar kolesterol HDL.

Baca Juga : Cara menurunkan kolesterol tinggi

Diagnosis dislipidemia ditegakkan jika rasio kolesterol total terhadap HDL lebih dari 4,5. jika nilai kolesterol total anda, misalkan 250 mg/dL dan kadar HDL 50 mg/dL, rasio kolesterol total terhadap HDL ialah 250/50 sama dengan 5. Artinya, resiko anda untuk terkena serangan jantung termasuk dalam kategori sedang (jika anda wanita) dan berat (jika anda laki-laki).

Dislipidemia boleh jadi bersifat familial, sebagai dampak dari penyakit lain. semisal diabetes yang takterkendali atau sebab-sebab lain. Kemungkinan adanya latar belakang keluarga dapat ditelusuri melalui anamnesis yang cermat dan mendalam tentang riwayat keluarga pasien, termasuk profil lipid orang tua. Jika dislipidemia ternyata berlatar belakang diabetes yang tak terkendali, koreksi hiperglisemia biasanya berhasil menghapus dislipidemia. Seandainya dislipidemia tidak juga lenyap meskipun diabetes telah terkontrol, kelainan ini mungkin dilatarbelkangi oleh faktor lain.

bentuk dislipidemia yang lazim terdiri atas tiga kelainan lipid yang khas, yaitu peninggian kadar trigliserida, peningkatan LDL, dan penurunan HDL. Trias gangguan lipidini biasanya melekat pada pengidap PJK dini sehingga ketiganya dirangkum dalam satu nama: dislipidemia aterogenik. Karakteristik pengidap dislipidemia aterogenik ini ialah obes (Obesitas Sentral), Mengalami resistensi insulin, dan tidak aktif secara fisik.

Penelitian epidemiologis menasbihkan adanya keterkaitan kadar LDL dan kolesterol total dengan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit kardiovaskuler. insiden PJK segera menanjak ketika kadar kolesterol telah melebihi 200 mg/dL. resiko ini lebih besar lagi manakala penyakit ini bersandingan dengan hipertrigliseridemia.

Bahaya Kolesterol Tinggi

Kolesterol tinggi yang dapat menimbulkan penyakit jantung disebabkan oleh beberapa faktor pemicu. Adapun faktor pemicu tersebut sebagai berikut:

  • Merokok
    Merokok dapat merusak dinding pembuluh darah, sehingga cenderung meningkatkan tumpukan lemak. Merokok juga dapat mengurangi kadar HDL atau kolesterol baik dalam tubuh Anda.
  • Obesitas
    Apabila Body Mass Index (BMI) Anda mencapai angka 30 atau lebih, maka ada kemungkinan kolesterol Anda tinggi.
  • Pola makan yang buruk
    Makanan yang mengandung kadar kolesterol tinggi, seperti daging dan produk susu tinggi lemak akan meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Selain itu, makanan yang mengandung lemak jenuh yang biasanya ditemukan pada produk hewani, serta lemak trans yang biasanya ditemukan di crackers dan cookies kemasan juga dapat menaikkan kadar kolesterol Anda.
  • Kurang olahraga
    Olahraga mampu meningkatkan kadar HDL dalam tubuh dan menurunkan LDL. Sehingga kurang berolahraga membuat Anda berisiko mengidap kolesterol tinggi.
  • Tekanan darah tinggi
    Peningkatan tekanan pada dinding arteri dapat merusak arteri tersebut. Jika arteri rusak maka dapat mempercepat penumpukan lemak.
  • Diabetes
    Kadar gula darah yang tinggi dapat meningkatkan LDL dan menurunkan HDL. Selain itu, kadar gula darah berlebih juga dapat merusak dinding arteri.
  • Riwayat penyakit jantung dari keluarga
    Apabila orang tua atau saudara kandung memiliki riwayat penyakit jantung pada umur di bawah 55 tahun, maka Anda juga berisiko tinggi memiliki kadar kolesterol tinggi yang dapat menimbulkan penyakit jantung.

Kolesterol tinggi juga dapat menyebabkan aterosklerosis, yaitu kumpulan kolesterol dan endapan lainnya yang berbahaya pada dinding arteri. Endapan ini dapat mengurangi aliran darah ke arteri yang mana dapat menimbulkan komplikasi, seperti:

  1. Nyeri dada
    Jika arteri yang mengalirkan darah ke jantung (arteri koroner) dipengaruhi kolesterol yang tinggi, maka bukan tidak mungkin Anda akan mengalami nyeri pada bagian dada (angina) dan gejala penyakit arteri koroner lainnya.
  2. Serangan jantung
    Apabila endapan robek atau pecah, maka gumpalan darah kemungkinan terbentuk pada endapan yang pecah tersebut. Gumpalan darah dapat menghalangi aliran darah. Jika aliran darah ke jantung terhenti, maka Anda akan mengalami serangan jantung.
  3. Stroke
    Jika aliran darah ke otak terhalang gumpalan darah, maka stroke bisa terjadi.

Semoga artikel di atas bermanfaat dan memperluas wawasan kita terhadap bahaya kolesterol tinggi. Semoga dapat mendorong kita untuk lebih menjalankan pola hidup sehat.