Waspadai, Inilah Bahaya Kolesterol Tinggi Yang Sering Diabaikan

Bahaya kolesterol tinggi – Kolesterol yang berlebihan dalam tubuh dapat memicu munculnya penyakit yang kita kenal dengan dislipidemia. Dislipidemia dapat dilatar belakangi oleh berbagai faktor, seperti predisposisi genetik, penyebab sekunder, dan gabungan keduanya. Kolesterol dan trigliserida dapat menghasilkan tiga bentuk dislipidemia, yaitu hiperkolesterolemia, hipertrigliseridemia, dan kombinasi keduanya. pada setiap kasus, dislipidemia merupakan akibat dari peningkatan lipoprotein spesifik, baik jumlah maupun komposisinya.

indexHiperkolesterolemia familial merupakan sindrom klinis terpenting yang biasanya mengarah ke penyakit jantung koroner (PJK). heterozygous familial hipercholesterolemia (HPH) adalah salah satu dari berbagai kelainan metabolisme lemak yang bersifat familial, dengan prevalensi 1 per 500 kasus. familial combined hyperlipidemia lebih sering ditemukan ketimbang HFH, dengan angka keterjadian 1 per 100 kasus. Dibandingkan dengan hiperkolesterolemia familial, keadaan ini lebih berpotensi untuk berkembang menjadi PJK pada penghujung usia.

Dislipidemia tidak jarang ditulis sebagai hiperkolesterolemia (atau hiperlipoproteinemia), pada prinsipnya, hiperkolesterolemia bertalian dengan peningkatan kadar satu atau lebih lipoprotein (VLDL, LDL) serta penurunan HDL, yang terjadi akibat tingginya kadar kolesterol dalam masing-masing partikel, atau gabungan keduanya. penyebab utama hiperkolesterolemia ialah peninggian kadar LDL. secara sederhana, istilah hiperkolesterolemia digunakan jika didapati peningkatan kadar satu atau lebih komponen lipid darah: kolesterol total dan kolesterol LDL. sementara itu, istilah dislipidemia digunakan untuk menjelaskan permasalahan yang lebih luas, termasuk rendahnya kadar kolesterol HDL.

Baca Juga : Cara menurunkan kolesterol tinggi

Diagnosis dislipidemia ditegakkan jika rasio kolesterol total terhadap HDL lebih dari 4,5. jika nilai kolesterol total anda, misalkan 250 mg/dL dan kadar HDL 50 mg/dL, rasio kolesterol total terhadap HDL ialah 250/50 sama dengan 5. Artinya, resiko anda untuk terkena serangan jantung termasuk dalam kategori sedang (jika anda wanita) dan berat (jika anda laki-laki).

Dislipidemia boleh jadi bersifat familial, sebagai dampak dari penyakit lain. semisal diabetes yang takterkendali atau sebab-sebab lain. Kemungkinan adanya latar belakang keluarga dapat ditelusuri melalui anamnesis yang cermat dan mendalam tentang riwayat keluarga pasien, termasuk profil lipid orang tua. Jika dislipidemia ternyata berlatar belakang diabetes yang tak terkendali, koreksi hiperglisemia biasanya berhasil menghapus dislipidemia. Seandainya dislipidemia tidak juga lenyap meskipun diabetes telah terkontrol, kelainan ini mungkin dilatarbelkangi oleh faktor lain.

bentuk dislipidemia yang lazim terdiri atas tiga kelainan lipid yang khas, yaitu peninggian kadar trigliserida, peningkatan LDL, dan penurunan HDL. Trias gangguan lipidini biasanya melekat pada pengidap PJK dini sehingga ketiganya dirangkum dalam satu nama: dislipidemia aterogenik. Karakteristik pengidap dislipidemia aterogenik ini ialah obes (Obesitas Sentral), Mengalami resistensi insulin, dan tidak aktif secara fisik.

Penelitian epidemiologis menasbihkan adanya keterkaitan kadar LDL dan kolesterol total dengan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit kardiovaskuler. insiden PJK segera menanjak ketika kadar kolesterol telah melebihi 200 mg/dL. resiko ini lebih besar lagi manakala penyakit ini bersandingan dengan hipertrigliseridemia.

Bahaya Kolesterol Tinggi

Kolesterol tinggi yang dapat menimbulkan penyakit jantung disebabkan oleh beberapa faktor pemicu. Adapun faktor pemicu tersebut sebagai berikut:

  • Merokok
    Merokok dapat merusak dinding pembuluh darah, sehingga cenderung meningkatkan tumpukan lemak. Merokok juga dapat mengurangi kadar HDL atau kolesterol baik dalam tubuh Anda.
  • Obesitas
    Apabila Body Mass Index (BMI) Anda mencapai angka 30 atau lebih, maka ada kemungkinan kolesterol Anda tinggi.
  • Pola makan yang buruk
    Makanan yang mengandung kadar kolesterol tinggi, seperti daging dan produk susu tinggi lemak akan meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Selain itu, makanan yang mengandung lemak jenuh yang biasanya ditemukan pada produk hewani, serta lemak trans yang biasanya ditemukan di crackers dan cookies kemasan juga dapat menaikkan kadar kolesterol Anda.
  • Kurang olahraga
    Olahraga mampu meningkatkan kadar HDL dalam tubuh dan menurunkan LDL. Sehingga kurang berolahraga membuat Anda berisiko mengidap kolesterol tinggi.
  • Tekanan darah tinggi
    Peningkatan tekanan pada dinding arteri dapat merusak arteri tersebut. Jika arteri rusak maka dapat mempercepat penumpukan lemak.
  • Diabetes
    Kadar gula darah yang tinggi dapat meningkatkan LDL dan menurunkan HDL. Selain itu, kadar gula darah berlebih juga dapat merusak dinding arteri.
  • Riwayat penyakit jantung dari keluarga
    Apabila orang tua atau saudara kandung memiliki riwayat penyakit jantung pada umur di bawah 55 tahun, maka Anda juga berisiko tinggi memiliki kadar kolesterol tinggi yang dapat menimbulkan penyakit jantung.

Kolesterol tinggi juga dapat menyebabkan aterosklerosis, yaitu kumpulan kolesterol dan endapan lainnya yang berbahaya pada dinding arteri. Endapan ini dapat mengurangi aliran darah ke arteri yang mana dapat menimbulkan komplikasi, seperti:

  1. Nyeri dada
    Jika arteri yang mengalirkan darah ke jantung (arteri koroner) dipengaruhi kolesterol yang tinggi, maka bukan tidak mungkin Anda akan mengalami nyeri pada bagian dada (angina) dan gejala penyakit arteri koroner lainnya.
  2. Serangan jantung
    Apabila endapan robek atau pecah, maka gumpalan darah kemungkinan terbentuk pada endapan yang pecah tersebut. Gumpalan darah dapat menghalangi aliran darah. Jika aliran darah ke jantung terhenti, maka Anda akan mengalami serangan jantung.
  3. Stroke
    Jika aliran darah ke otak terhalang gumpalan darah, maka stroke bisa terjadi.

Semoga artikel di atas bermanfaat dan memperluas wawasan kita terhadap bahaya kolesterol tinggi. Semoga dapat mendorong kita untuk lebih menjalankan pola hidup sehat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s